Terjerat Skandal Match Fixing, Vintage dan DarkMago Terima Ban Dota 2
September 13, 2026
Kabar mengejutkan datang dari skena kompetitif Dota 2. Esports Integrity Commission (ESIC) resmi menjatuhkan sanksi berat kepada dua mantan anggota PTime/PlayTime, yaitu Juan “Vintage” Angulo dan Oswaldo “DarkMago” Herrera, setelah menyelesaikan investigasi terkait dugaan pelanggaran integritas pada Esports World Cup 2026 (EWC 2026).
Dalam keputusan yang diumumkan pada 10 September 2026, ESIC menjatuhkan larangan seumur hidup kepada Vintage, sementara DarkMago menerima larangan selama lima tahun dari aktivitas kompetitif yang berada di bawah yurisdiksi ESIC. Keputusan tersebut menggantikan suspensi sementara yang sebelumnya diberikan kepada keduanya pada Juli 2026.
Vintage dan DarkMago DOTA 2 Dijatuhi Sanksi Berat oleh ESIC

Setelah menyelesaikan investigasinya, Esports Integrity Commission (ESIC) menjatuhkan sanksi berat kepada dua mantan anggota PTime, Juan “Vintage” Angulo dan Oswaldo “DarkMago” Herrera, terkait kasus pelanggaran integritas kompetitif.
Vintage mendapatkan hukuman paling berat berupa larangan seumur hidup. Mantan pelatih PTime tersebut dinyatakan bersalah atas enam dakwaan dalam proses disipliner. Berdasarkan temuan ESIC, Vintage terlibat dalam upaya untuk membuat timnya mengalami kekalahan 0-2 dari Team Liquid, termasuk adanya kesepakatan terkait imbalan finansial yang berhubungan dengan upaya manipulasi pertandingan.
Selain itu, Vintage juga dinyatakan telah meminta atau memfasilitasi keterlibatan pihak lain dalam tindakan yang bertentangan dengan prinsip integritas kompetitif. Atas keseluruhan pelanggaran tersebut, ESIC menjatuhkan lifetime ineligibility, yang membuat Vintage tidak lagi diperbolehkan berpartisipasi dalam aktivitas kompetitif yang berada di bawah yurisdiksi ESIC, baik sebagai pemain, pelatih maupun dalam kapasitas lainnya yang tercakup dalam regulasi organisasi.
Sementara itu, DarkMago menerima sanksi berupa larangan selama lima tahun, yang berlaku mulai 14 Juli 2026 hingga 13 Juli 2031. Namun, keputusan ESIC terhadap DarkMago berbeda dari temuan terhadap Vintage.
DarkMago diketahui terlibat dalam komunikasi terkait dugaan manipulasi pertandingan. Ia kemudian mengetahui pesan yang menunjukkan potensi pelanggaran integritas. Namun, ESIC menyatakan DarkMago gagal melaporkan informasi tersebut kepada ESIC. Pelaporan tersebut diwajibkan berdasarkan regulasi integritas ESIC. Dengan demikian, hukuman lima tahun berkaitan dengan kegagalannya melaporkan potensi match-fixing.
ESIC tidak menyatakan DarkMago secara langsung mengatur pertandingan atau menerima bayaran. Kedua pemain tersebut masih berhak mengajukan banding kepada International Games and Esports Tribunal (IGET). Banding dapat diajukan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Jangan lupa top-up steam wallet termurah, tercepat, dan terpercaya hanya di Tokogame.com. Baca juga berita, promo, dan event menarik lainnya mengenai game DOTA 2 hanya di tokogame.com.
LATEST NEWS
October 22, 2026
October 20, 2026
October 14, 2026
TRENDING
April 6, 2023
April 5, 2023
April 5, 2023
RELATED POSTS
September 13, 2026
August 23, 2026
August 13, 2026
July 20, 2026
May 27, 2026
May 5, 2026
December 17, 2025
November 11, 2025















